Masalah dalam Penerjemahan
Seorang
jurnalis yang bekerja pada perusahaan yang berbasis dua bahasa tentu saja
berhubungan dengan penerjemahan, baik dalam mengumpulkan informasi dalam sebuah
bahasa dan menulisnya ke dalam bahasa lain ataupun menulis dalam sebuah bahasa lalu menulis
ulang ke dalam bahasa lain. Dalam penerjemahan, terdapat istilah bahasa sumber
dan bahasa tujuan. Penerjemahan adalah proses pemindahan makna dari satu bahasa
ke dalam bahasa lain. Dalam hal ini makna lebih ditekankan daripada susunan per
kata. Hal ini terjadi karena bahasa yang diucapkan oleh seseorang belum tentu bias
dipahami oleh orang lain.
Dalam
penerjemahan, terdapat beberapa langkah. Yang pertama adalah membaca teks
sumber secara keseluruhan agar anda benar-benar paham mengenai isi teks
tersebut. Kemudian buat draft penerjemahan mengenai teks sumber secara
keseluruhan. Lau tinjau ulang penerjemahan anda dan lakukan perbaikan tanpa
melihat teks sumber agar hasil penerjemahan terlihat natural. Terakhir, bandingkan
hasil penerjemahan anda dengan teks sumber untuk memastikan bahwa anda sudah
menerjemahkan teks tersebut secara akurat.
Dalam
penerjemahan terkadang terdapat kata dari bahasa sumber yang tidak memiliki
padanan di bahasa tujuan. Misalnya kata “computer”, ketika anda tidak
mengetahui padanan dalam bahasa tujuan dan takut apabila menimbulkan salah
penafsiran bagi pembaca, maka anda dapat mengganttinya dengan sebuah frasa “perangkat
kantor untuk mengetik, menulis surat, dan lain-lain”. Atau mungkin anda dapat
meminta pendapat ahli mengenai makna suatu kata sehingga tidak menimbulkan
kebingungan bagi para pembaca.
Penting
bagi anda untuk melakukan penerjemahan kontekstual. Anda sebaiknya menggunakan
kamus dua bahasa. Namun demikian, sebuah kata terkadang memiliki lebih dari
satu arti sehingga kamus yang baik adalah kamus yang memberikan penjelasan
setiap makna sesuai konteks masing-masing.
Apabila
anda mengetahui bahasa tujuan dengan baik, maka anda akan mudah memahami apakah
kalimat yang anda hasilkan benar atau tidak. Terjemahan anda juga seharusnya
tidak memiliki susunan tata bahasa yang sama dengan teks sumber karena setiap
bahasa memiliki tata bahasa yang berbeda. Anda juga diperkenankan menggunakan kata
lain yang tidak terdapat dalam teks sumber agar terjemahan anda terlihat tidak
kaku.
Dalam penerjemahan juga terdapat beberapa area
yang bias menimbulkan permasalahan penerjemahan seperti perbedaan budaya, kata
sambung, kata kerja, keakuratan, dan keambiguan.
Penerjemahan
nama dan gelar masih menjadi perdebatan. Apakah anda harus menerjemahkan nama
itu atau tetap mempertahankan dalam bahasa sumber. Hal itu tergantung pada
penggunaan istilah tersebut dalam lingkungan anda. Terdapat dua cara yang orang
gunakan untuk memakai nama. Pertama adalah untuk mengidentifikasi tempat atau
orang. Yang kedua andalah untuk mendeskripsikan fungsinya. Apabila bahasa yang
digunakan di sekitar anda juga digunakan di tempat lain, berhati-hatilah dengan
penggunaanya di negara lain. Memperbarui pengetahuan anda mengenai perkembangan
bahasa baik di sekitar anda maupun di tempat lain dapat membantu anda
menerjemahkan dengan baik.
Masalah
lain yang terjadi adalah ketika anda harus melakukan wawancara dalam bahasa
sumber, lau menerjemahkannya ke dalam bahasa tujuan pada surat kabar. Dalam hal
ini, anda dapat membuat catatan dalam bahasa sumber kemudian anda terjemahkan
kutipan tersebut ke dalam bahasa tujuan seperti anda menulis cerita. Hal ini
dilakukan agar anda dapat bertanya pada narasumber untuk memastikan beberapa
hal yang meragukan. Lalu anda meninjau ulang cerita anda pada narasumber apakah
cerita yang anda buat sesuai dengan kejadian sesungguhnya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Menerjemahkan
berbeda dengan mengetahui cara berbicara dua bahasa. Penerjemahan adalah
kemampuan khusus yang dikembangkan melalui kerja keras oleh para ahli.
Kesalahan dalam penerjemahan akan sangat terasa ketika terjadi kesalahan
pemindahan makna dari bahasa sumber ke dalam bahasa tujuan. Dan berikut ini
adalah beberapa kasus dari bebrbagai belahan dunia yang menunjukkan kesalahan
dalam penerjemahan dimana kesalahan tersebut dapat menyebabkan masalah yang
cukup besar.
Pertama,
kasus “kata berharga tujuh puluh satu juta dolar”. Dalam kasusu ini seorang
penerjemah yang bekerja untuk sebuah rumah sakit salah menerjemahkan kata yang
hampir mirip dalam bahasa Spanyol ke dalam bahasa Inggris. Akibatnya, staff
medis memberikan penanganan yang salah sehingga menyebabkan pasien menderita
kelumpuhan total. Dalam kasus ini, pihak rumah sakit dikenakan biaya santunan
sebesar tujuh puluh satu juta dolar akibat malpraktik yang dilakukan.
Kedua
terjadi pada kasus seorang penerjemah rusia yang diminta presiden Carter untuk
menerjemahkan bahasa Inggris ke dalam bahasa Polandia. Dalam kasus ini, terjadi
beberapa pemilihan diksi yang salah sehingga makna yang dihasilkan bersifat
kurang tepat dengan konteks, dan hal ini menjadi bahan tertawaan publik.
Selanjutnya
terjadi pada sebuah frasa dalam sebuah pidato perdana menteri Uni Soviet yang
ditujukan pada Amerika. Dalam bahasa sumber, frasa tersebut bernada mengancam.
Namun setelah diterjemahkan secara literal, frasa tersebut menjadi tidak
terlalu mengancam.
Keempat,
HSBC harus mengkampanyekan ulang iklan yang tersebar di berbagai negara karena
salah penerjemahan, dan hal itu memakan biaya sepuluh juta dolar.
Kasus
selanjutnya menyebabkan kepanikan di pasar valuta asing dunia dikarenakan
seorang penerjemah yang salah menafsirkan sebuah artikel sehingga terasa lebih
konkrit dan bernada memerintah.
Keenam,
seorang pastur yang mempelajari bahasa Ibrani untuk dapat menerjemahkan Taurat
ke dalam bahasa Latin. Namun ternyata bahasa Latin yang dipakai mengandung
sebuah kesalahan yang menunjukkan bahwa terdapat tanduk di kepala Musa. Hal itu
dikarenakan sebuah kata yang hampir mirip namum memiliki makna yang berbeda.
Karena hal ini, lukisan Musa di beberapa negara menggambarkan adanya tanduk di
kepala.
Ketujuh,
kesalahan penerjemahan juga terjadi pada sebuah perusahaan cokelat yang
memberikan pengertian pada banyak orang bahwa adalah hal wajar bagi wanita
memberikan cokelat pda laki-laki. Dan hal itu masih berlaku hingga saat ini.
Kemudian,
pada permainan video game ‘Street Fighter
II’ sebuah karakter berkata bahwa apabila anda tidak bisa melawan “rising
dragon punch”, anda tak akan menang. Dalam hal ini “rising dragon” diartikan
“Shen Long” dalam bahasa Jepang. Hal itu menyebabkan orang-orang berpikir Shen
Long adalah sebuah karakter baru dan mereka berusaha mencari siapa itu Shen
Long.
Kesembilan
terjadi pada perjanjian Waitangi yang dilakukan oleh suku Maori dan Inggris. Dalam
teks perjanjian berbahasa Maori yang disusun oleh Inggris, mereka tidak
menyerahkan kedaulatan, tetapi pemerintahan.
----------------------------------------------------------------------------------------------------
Selain
permasalahan penerjemahan yang terjadi seperti yang diatas, kesulitan
penerjemahan juga terjadi dalam konteks matemaika, dan berikut ini adalah
penjelasannya.
Hal
tersulit dalam menyelesaikan permasalahan kata adalah memilih kata dalam bahasa
Inggris dan menerjemahkannya ke dalam konteks matematika. Untuk benar-benar
belajar menyelesaikan permasalahan kata, dibutuhkan latihan yang terus menerus.
Hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca permasalahan tersebut secara
keseluruhan dan mencoba memahami infomasi apa yang anda ketahui serta apa yang
masih anda butuhkan. Langkah kedua adalah bekerja dengan cara yang tersusun. Cobalah
menemukan apa yang anda butuhkan dan menamainya. Kemudian ambil variabel untuk
persamaan yang belum diketahui dan menandai fungsi dari setiap variabel. Lalu gambar
dan tandai fungsi persamaan dengan rapi. Jelaskan alasan anda dan pastikan anda
mengetahui masalah yang sedang anda hadapi. Hal ini dilakukan karena bekerja
dengan teratur membantu anda berpikir secara jelas. Dan menemukan apa yang anda
butuhkan membantu anda menerjemahkan jawaban akhir ke dalam bahasa Inggris.
Langkah
ketiga adalah mencari kata kunci. Kata-kata tertentu mengindikasikan operasi
matematika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian. Masing-masing
operasi memiliki lebih dari satu persamaan kata dalam bahasa Inggris. Sebagai contoh,
penjumlahan (addition) dapat memiliki
makna increased by, more than, combined,
total of, dan lain sebagainya.
Berikut
ini adalah beberapa contoh penerjemahan bahasa Inggris kedalam konteks
matematika, terutama pada operasi aljabar:
1. “The sum of 8 and y” diterjemahkan
menjadi 8 + y.
2. "4 less than x" diterjemahkan menjadi x – 4 (bukan 4 – x).
3. "x multiplied
by 13" diterjemahkan menjadi 13x.
4. "the quotient of x and 3" diterjemahkan x/3.
5. "the difference of 5 and y"
diterjemahkan 5 – y.
6. The length of a football field is 30yards more
than its width. Express the length of the field in terms of its width w. Dalam hal ini, w adalah lebar, dan panjang lapangan
adalah 30 yard lebih panjang daripada lebarnya, sehingga didapat persamaan w + 30.
Ketika
anda mencoba menerjemahkan frasa ke dalam sebuah ekspresi, dan kalimat ke dalam
persamaan, pasti terdapat banyak permasalahan kata yang terjadi dalam konteks
matematika yang berbeda pula. Matematika yang dipakai di fisika tentu saja
berbeda dengan matematika yang dipakai dalam bisnis.
Sources:
1. Some Other Problem Areas In Translation
2. 9 Little Translation Mistakes That
Caused Big Problems
3. Translating Word Problems
Social Widget