December 25, 2013

Translation Assignment V

Masalah dalam Penerjemahan

Seorang jurnalis yang bekerja pada perusahaan yang berbasis dua bahasa tentu saja berhubungan dengan penerjemahan, baik dalam mengumpulkan informasi dalam sebuah bahasa dan menulisnya ke dalam bahasa lain ataupun  menulis dalam sebuah bahasa lalu menulis ulang ke dalam bahasa lain. Dalam penerjemahan, terdapat istilah bahasa sumber dan bahasa tujuan. Penerjemahan adalah proses pemindahan makna dari satu bahasa ke dalam bahasa lain. Dalam hal ini makna lebih ditekankan daripada susunan per kata. Hal ini terjadi karena bahasa yang diucapkan oleh seseorang belum tentu bias dipahami oleh orang lain.
Dalam penerjemahan, terdapat beberapa langkah. Yang pertama adalah membaca teks sumber secara keseluruhan agar anda benar-benar paham mengenai isi teks tersebut. Kemudian buat draft penerjemahan mengenai teks sumber secara keseluruhan. Lau tinjau ulang penerjemahan anda dan lakukan perbaikan tanpa melihat teks sumber agar hasil penerjemahan terlihat natural. Terakhir, bandingkan hasil penerjemahan anda dengan teks sumber untuk memastikan bahwa anda sudah menerjemahkan teks tersebut secara akurat.
Dalam penerjemahan terkadang terdapat kata dari bahasa sumber yang tidak memiliki padanan di bahasa tujuan. Misalnya kata “computer”, ketika anda tidak mengetahui padanan dalam bahasa tujuan dan takut apabila menimbulkan salah penafsiran bagi pembaca, maka anda dapat mengganttinya dengan sebuah frasa “perangkat kantor untuk mengetik, menulis surat, dan lain-lain”. Atau mungkin anda dapat meminta pendapat ahli mengenai makna suatu kata sehingga tidak menimbulkan kebingungan bagi para pembaca.
Penting bagi anda untuk melakukan penerjemahan kontekstual. Anda sebaiknya menggunakan kamus dua bahasa. Namun demikian, sebuah kata terkadang memiliki lebih dari satu arti sehingga kamus yang baik adalah kamus yang memberikan penjelasan setiap makna sesuai konteks masing-masing.
Apabila anda mengetahui bahasa tujuan dengan baik, maka anda akan mudah memahami apakah kalimat yang anda hasilkan benar atau tidak. Terjemahan anda juga seharusnya tidak memiliki susunan tata bahasa yang sama dengan teks sumber karena setiap bahasa memiliki tata bahasa yang berbeda. Anda juga diperkenankan menggunakan kata lain yang tidak terdapat dalam teks sumber agar terjemahan anda terlihat tidak kaku.
 Dalam penerjemahan juga terdapat beberapa area yang bias menimbulkan permasalahan penerjemahan seperti perbedaan budaya, kata sambung, kata kerja, keakuratan, dan keambiguan.
Penerjemahan nama dan gelar masih menjadi perdebatan. Apakah anda harus menerjemahkan nama itu atau tetap mempertahankan dalam bahasa sumber. Hal itu tergantung pada penggunaan istilah tersebut dalam lingkungan anda. Terdapat dua cara yang orang gunakan untuk memakai nama. Pertama adalah untuk mengidentifikasi tempat atau orang. Yang kedua andalah untuk mendeskripsikan fungsinya. Apabila bahasa yang digunakan di sekitar anda juga digunakan di tempat lain, berhati-hatilah dengan penggunaanya di negara lain. Memperbarui pengetahuan anda mengenai perkembangan bahasa baik di sekitar anda maupun di tempat lain dapat membantu anda menerjemahkan dengan baik.
Masalah lain yang terjadi adalah ketika anda harus melakukan wawancara dalam bahasa sumber, lau menerjemahkannya ke dalam bahasa tujuan pada surat kabar. Dalam hal ini, anda dapat membuat catatan dalam bahasa sumber kemudian anda terjemahkan kutipan tersebut ke dalam bahasa tujuan seperti anda menulis cerita. Hal ini dilakukan agar anda dapat bertanya pada narasumber untuk memastikan beberapa hal yang meragukan. Lalu anda meninjau ulang cerita anda pada narasumber apakah cerita yang anda buat sesuai dengan kejadian sesungguhnya.
-------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------
Menerjemahkan berbeda dengan mengetahui cara berbicara dua bahasa. Penerjemahan adalah kemampuan khusus yang dikembangkan melalui kerja keras oleh para ahli. Kesalahan dalam penerjemahan akan sangat terasa ketika terjadi kesalahan pemindahan makna dari bahasa sumber ke dalam bahasa tujuan. Dan berikut ini adalah beberapa kasus dari bebrbagai belahan dunia yang menunjukkan kesalahan dalam penerjemahan dimana kesalahan tersebut dapat menyebabkan masalah yang cukup besar.
Pertama, kasus “kata berharga tujuh puluh satu juta dolar”. Dalam kasusu ini seorang penerjemah yang bekerja untuk sebuah rumah sakit salah menerjemahkan kata yang hampir mirip dalam bahasa Spanyol ke dalam bahasa Inggris. Akibatnya, staff medis memberikan penanganan yang salah sehingga menyebabkan pasien menderita kelumpuhan total. Dalam kasus ini, pihak rumah sakit dikenakan biaya santunan sebesar tujuh puluh satu juta dolar akibat malpraktik yang dilakukan.
Kedua terjadi pada kasus seorang penerjemah rusia yang diminta presiden Carter untuk menerjemahkan bahasa Inggris ke dalam bahasa Polandia. Dalam kasus ini, terjadi beberapa pemilihan diksi yang salah sehingga makna yang dihasilkan bersifat kurang tepat dengan konteks, dan hal ini menjadi bahan tertawaan publik.
Selanjutnya terjadi pada sebuah frasa dalam sebuah pidato perdana menteri Uni Soviet yang ditujukan pada Amerika. Dalam bahasa sumber, frasa tersebut bernada mengancam. Namun setelah diterjemahkan secara literal, frasa tersebut menjadi tidak terlalu mengancam.
Keempat, HSBC harus mengkampanyekan ulang iklan yang tersebar di berbagai negara karena salah penerjemahan, dan hal itu memakan biaya sepuluh juta dolar.
Kasus selanjutnya menyebabkan kepanikan di pasar valuta asing dunia dikarenakan seorang penerjemah yang salah menafsirkan sebuah artikel sehingga terasa lebih konkrit dan bernada memerintah.
Keenam, seorang pastur yang mempelajari bahasa Ibrani untuk dapat menerjemahkan Taurat ke dalam bahasa Latin. Namun ternyata bahasa Latin yang dipakai mengandung sebuah kesalahan yang menunjukkan bahwa terdapat tanduk di kepala Musa. Hal itu dikarenakan sebuah kata yang hampir mirip namum memiliki makna yang berbeda. Karena hal ini, lukisan Musa di beberapa negara menggambarkan adanya tanduk di kepala.
Ketujuh, kesalahan penerjemahan juga terjadi pada sebuah perusahaan cokelat yang memberikan pengertian pada banyak orang bahwa adalah hal wajar bagi wanita memberikan cokelat pda laki-laki. Dan hal itu masih berlaku hingga saat ini.
Kemudian, pada permainan video game ‘Street Fighter II’ sebuah karakter berkata bahwa apabila anda tidak bisa melawan “rising dragon punch”, anda tak akan menang. Dalam hal ini “rising dragon” diartikan “Shen Long” dalam bahasa Jepang. Hal itu menyebabkan orang-orang berpikir Shen Long adalah sebuah karakter baru dan mereka berusaha mencari siapa itu Shen Long.
Kesembilan terjadi pada perjanjian Waitangi yang dilakukan oleh suku Maori dan Inggris. Dalam teks perjanjian berbahasa Maori yang disusun oleh Inggris, mereka tidak menyerahkan kedaulatan, tetapi pemerintahan.
 ----------------------------------------------------------------------------------------------------
 Selain permasalahan penerjemahan yang terjadi seperti yang diatas, kesulitan penerjemahan juga terjadi dalam konteks matemaika, dan berikut ini adalah penjelasannya.
Hal tersulit dalam menyelesaikan permasalahan kata adalah memilih kata dalam bahasa Inggris dan menerjemahkannya ke dalam konteks matematika. Untuk benar-benar belajar menyelesaikan permasalahan kata, dibutuhkan latihan yang terus menerus. Hal pertama yang harus dilakukan adalah membaca permasalahan tersebut secara keseluruhan dan mencoba memahami infomasi apa yang anda ketahui serta apa yang masih anda butuhkan. Langkah kedua adalah bekerja dengan cara yang tersusun. Cobalah menemukan apa yang anda butuhkan dan menamainya. Kemudian ambil variabel untuk persamaan yang belum diketahui dan menandai fungsi dari setiap variabel. Lalu gambar dan tandai fungsi persamaan dengan rapi. Jelaskan alasan anda dan pastikan anda mengetahui masalah yang sedang anda hadapi. Hal ini dilakukan karena bekerja dengan teratur membantu anda berpikir secara jelas. Dan menemukan apa yang anda butuhkan membantu anda menerjemahkan jawaban akhir ke dalam bahasa Inggris.
Langkah ketiga adalah mencari kata kunci. Kata-kata tertentu mengindikasikan operasi matematika seperti penjumlahan, pengurangan, pembagian, perkalian. Masing-masing operasi memiliki lebih dari satu persamaan kata dalam bahasa Inggris. Sebagai contoh, penjumlahan (addition) dapat memiliki makna increased by, more than, combined, total of, dan lain sebagainya.
Berikut ini adalah beberapa contoh penerjemahan bahasa Inggris kedalam konteks matematika, terutama pada operasi aljabar:
1.      “The sum of 8 and y” diterjemahkan menjadi 8 + y.
2.      "4 less than x" diterjemahkan menjadi x – 4 (bukan 4 – x).
3.      "x multiplied by 13" diterjemahkan menjadi 13x.
4.      "the quotient of x and 3" diterjemahkan x/3.
5.      "the difference of 5 and y" diterjemahkan 5 – y.
6.      The length of a football field is 30yards more than its width. Express the length of the field in terms of its width w. Dalam hal ini, w adalah lebar, dan panjang lapangan adalah 30 yard lebih panjang daripada lebarnya, sehingga didapat persamaan w + 30.
Ketika anda mencoba menerjemahkan frasa ke dalam sebuah ekspresi, dan kalimat ke dalam persamaan, pasti terdapat banyak permasalahan kata yang terjadi dalam konteks matematika yang berbeda pula. Matematika yang dipakai di fisika tentu saja berbeda dengan matematika yang dipakai dalam bisnis.

Sources:
1.      Some Other Problem Areas In Translation
2.      9 Little Translation Mistakes That Caused Big Problems

3.      Translating Word Problems

No comments:

Post a Comment